Zenang Yoga & More: sumber kebahagiaan bathin bagi saya

0

Oleh: Wati Chaeron

Sebelumnya, saya tidak pernah tertarik dengan yoga. Tubuh yang kurang lentur dan ajaran yang sifatnya ‘samar’ dari seorang ‘guru’ yang tak dikenal menjadi faktor-faktor penghalang diri untuk melakukan yoga. Namun, setelah mengenal yoga lewat Zenang Yoga & More, ternyata ada kesalahpahaman persepsi terhadap lifestyle terkenal ini.

Ada saat di dalam hidup kita akan dihadapi masalah dan pertanyaan mengenai keberadaan kita di dunia ini. Dengan ikut serta dalam beragam kegiatan sosial, misalnya, kita diberi kesempatan untuk mengenal diri lebih baik. Dalam hal inilah, yoga memberikan nilai tambah pada pandangan hidup saya. Latar belakang saya sebagai seorang Muslim Indonesia yang lahir di Belanda dan tidak lepas dari nilai-nilai ketimuran turut mendukung keputusan saya untuk melakukan yoga.  Selain itu, kebutuhan untuk memperbaiki vitalitas fisik dan mental sangat penting terutama buat sosok ibu dari tiga anak kecil seperti saya.

Yoga menstimulasi indra tubuh dan memperbaiki konsentrasi dan teknik pernapasan saya. Yang mengejutkan, ternyata 99% latihan dari yoga mengandung ajaran moral, filosofi, serta pengendalian diri sementara 1% terdiri dari latihan fisik.

Yang membuat saya terkesan dari yoga adalah efek positif yang langsung diraih dari melakukan sikap badan (postur) yoga. Postur yang kadang terasa ganjil dan menantang keseimbangan tubuh, dibarengi dengan teknik pernapasan memicu ketenangan jiwa. Tentunya untuk mendapatkan hasil yang positif dari yoga diperlukan kesabaran, ketaatan berlatih dan niat yang tulus terlebih dahulu.

Faktor lain yang membuat saya merasa inilah takdirku adalah guru sekolah Zenang Yoga & More  bernama Pritha, seorang wanita Bali yang sangat berkompeten. Bersama teman baiknya, Dani, yang belatar-belakang Surinam, Pritha memulai sekolah Zenang Yoga & More di Zoetermeer pada bulan Agustus 2018. Ia sudah dikenal sebagai guru selama acara Yoga in the Park yang berlangsung pada musim panas 2018. Pritha sanggup membawa nilai-nilai ketimuran dalam ajaran yoganya. Selain itu, Pritha memberi pelatihan dalam bahasa Inggris dan saya bisa berbicara bahasa Indonesia dengannya. Zenang Yoga & More menawarkan berbagai macam jenis yoga, seperti: Board Yoga, Yindra, Out of Office Yoga, Vinyasa, Restorative, dan lain-lain (untuk informasi lebih lanjut: zenangyoga.nl).

Salah satu jenis yoga favoritku adalah Hatha (ha = matahari; tha = bulan), di mana keseimbangan antara dua perlawanan (kiri/kanan, atas/bawah, dsb.) menjadi fokus utama. Selain pelatihan fisik, Hatha juga mengajarkan 8 cabang filosofi: Yama (terdiri dari 5 ajaran moral dan etik), Niyama (terdiri dari 5 ajaran pengendalian diri), Asana (postur), Pranayama (teknik pernapasan), Pratyahara (pelepasan indra tubuh), Dharana (fokus), Dhyana (meditasi), dan Samadi (kebebasan). Dalam salah satu kelasnya, Pritha mengajak murid-muridnya untuk menelaah status kebahagiaan masing-masing melalui 10 pertanyaan hidup yang cukup mendalam. Pertanyaan-pertanyaan tersebut memberi kita kesempatan untuk berefleksi diri dan bersyukur atas kehidupan kita.

Akhir kata, yoga adalah pelatihan pengendalian diri yang baik buat mereka yang ingin meningkatkan daya rohani dan kekuatan daya fisik mereka. Carilah sekolah yoga yang paling cocok untuk dirimu. Zenang Yoga & More adalah sumber tempat kebahagiaan, kekuatan, dan kenyamanan bathin bagi saya. Di sana, saya benar-benar ‘zenang’.

Share.

About Author

Leave A Reply