Dr. Gamal Albinsaid, dokter yang bersedia dibayar dengan sampah

0

Sampah menjadi sumber kendala bagi masyarakat dalam segi kesehatan. Banyak usaha untuk mendaurulang sampah tetapi praktik ini belum lazim dilakukan masyarakat Indonesia. Aneh, bukan, kalau ada yang mengatakan bahwa sampah dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat? Bagi dokter muda Gamal Albinsaid (25), hal ini sangat memungkinkan karena sampah justru menjadi sumber penghasilan perusahaannya.

Pada tahun 2010, dr. Gamal Albinsaid bersama kawan-kawan seprofesinya mendirikan Klinik Asuransi Sampah di kota asalnya, Malang. Sistem asuransi yang digunakan memungkinkan calon pasien berobat secara gratis. Mereka hanya perlu membayar asuransi per bulan (premi sekitar Rp. 10.000) dan itu dapat dibayar dengan mengumpulkan sampah. Sampah akan didaurulang menjadi uang untuk membayar premi. Melalui usahanya ini, dokter muda yang dikenal sangat tekun dan rendah diri ini ingin menanggulangi masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus. Selain itu, menurutnya persepsi masyarakat tentang sampah akan berubah karena mereka akan lebih mengerti bagaimana mengatur sampah yang dapat mereka gunakan untuk mendapatkan akses kesehatan.

Dr. Gamal Albinsaid, arts die bereid is betaald te worden met afval

Sekarang, sudah ada sekitar 2000 masyarakat (miskin) di Malang yang menikmati sistem asuransi ini. Asuransi ini juga sudah mulai menjalar ke kota-kota besar lainnya, seperti Bandung dan Jogjakarta.

Atas inisiatifnya ini, Gamal mendapatkan penghargaan “Prince of Wales Young Sustainability Entrepeneurship Prize” dari Pangeran Charles pada tahun 2014 di Istana Buckingham, Inggris.

 

 

Sumber: thejakartapost.com

Foto: Gamal Albinsaid

SHARE.
Share.

About Author

Leave A Reply