Dua beasiswa dari pemerintah Indonesia dibuka buat masyarakat Belanda

0

Mengawali tahun 2016, pemerintah Indonesia telah membuka kembali pendaftaran dua program beasiswa yang ditujukan buat warga asing yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia, termasuk warga Belanda tentunya. Kedua program beasiswa yang dimaksud adalah Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) dan Beasiswa Darmasiswa. Keduanya merupakan program beasiswa non-degree yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang sosial budaya antarnegara serta sarana untuk mempromosikan dan mengenalkan Indonesia kepada mahasiswa asing.

Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI)

Program yang telah dilaksanakan sejak 2003 ini ditujukan buat warga asing yang ingin mendalami bahasa, kesenian, dan kebudayaan Indonesia. Selama periode tersebut, beasiswa ini telah diberikan kepada 658 alumni dari 60 negara.

Selama mengikuti program, peserta BSBI tinggal di rumah penduduk dan terlibat secara aktif dalam kegiatan-kegiatan budaya penduduk setempat.

Program BSBI akan berlangsung selama tiga bulan dari 8 May to 21 August 2016. Batas pendaftaran pada KBRI Den Haag adalah 20 Januari 2016.

Informasi lebih lanjut mengenai tawaran beasiswa ini dapat ditemukan pada link berikut ini: Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia

 Beasiswa Darmasiswa

Program Beasiswa Darmasiswa adalah program beasiswa berdurasi setahun yang telah dilaksanakan sejak tahun 1974. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa Belanda yang berminat untuk mempelajari bahasa, seni, musik, dan kerajinan tangan Indonesia. Peserta dapat memilih salah satu dari 53 universitas yang berbeda yang terletak di berbagai kota di Indonesia.

Hingga sampai saat ini tercatat lebih dari 111 negara telah berpatisipasi dalam program ini.

Pendaftaran dan penyeleksian dilakukan 28 December 2015 – 22 February 2016 dan dikirimkan ke KBRI Den Haag. Informasi lebih lanjut mengenai tawaran beasiswa ini dapat ditemukan pada link berikut ini: Beasiswa Darmasiswa

 

Sumber: Indonesia.nl




SHARE.
Share.

About Author

Leave A Reply